Langsung ke konten utama

Resensi Buku

RESENSI BUKU
JUDUL BUKU         : Guru Besar Bicara
                                  “MENGEMBANGGKAN KEILMUAN PENDIDIKAN ISLAM”
PENULIS                 : Prof. Drs. H. Ahmad Ludjito, dkk.
EDITOR                   : Muntholi'ah; Abdul Rohman, M. Rikza Chamami
PENERBIT               :Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang bekerja sama dengan
                                   RaSAIL Media Group
CETAKAN               : Pertama September 2010
TEBAL                     : xx + 356 hlm;14 x 20 cm.
RESENTATOR         :Rokhman Tafuzj (133111064)

Buku ini merupakan uraian gagasan brilliant  dari tujuh Guru Besar  IAIN Walisongo Semarang yang telah disampaikan dalam Pidato Pengukuhan. Lima Guru besar Pendidikan Islam, satu Guru Besar Sejarah Islam dan satu Guru Besar Ilmu Hadist ini menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pendidikan Islam tyang sedang menggelora. Solusi konstruktif mereka ajukan demi menjaga muru’ah Pendidikan Islam dengan khas Indonesia yang mengalami pasang surut.
Islam di Indonesia mempunyai karakter yang hampir sama dengan “Islam Madinah” di awal kepemimpinan nabi, dimana Nabi menyatukan integritas suku, budaya, agama, status sosial dan keyakinan masyarakat dengan al-watsaiq al-‘Udzma dan Indonesia mampu menyatukan bangsanya dengan pancasila. Prof. Drs. H. Ahmad Ludjito mencoba membuat sebuah terobosan dengan perlunya perangkapan antara pendidikan kewarganegaraan dengan pendidikan agama karena itu di perlukan keordinasi antara guru pendidikan kewarganegaraan dengan guru pendidikan agama.
Prof. Dr. H. Ahmad Ludjito dalam karyanya “Pendididkan Integralistik dalam Implementasi Pendidikan Agama pada Pendidikan Sekolah di Indonesia”. Menegaskan bahwa moral , budi pekerti atau akhlaq merupakan aktualisasi (amal) dari agama; karenanya diperlukan adanya berbagai upaya secara terpadu oleh keluarga, sekolah dan masyarakat lewat berbagai proses: individuasi, sosialisasi, enkulturasi maupun motivasi nilai nilai agama; keteladanan dan Susana religious akan sangat membantu.
Prof. H. Abdurrahman Mas’ud, MA, Ph.D Dalam karyanya “Membuka Lembaran Baru Dialog Islam –Barat Telaah Teologis-Historis” menyampaikan perlunya menciptakan iklim yang sehat bagi  humanis tumbuhnya dialog, renewal dan gagasan –gagasan segar di lingkungan kita khususnya , dan masyarakat akademis Indonesia pada ummumnya sesuai denagn landasan teologis dan historis Islam yang ideal dan pentingnya menda’wahkan islam yang humanis.
Buku ini menyimpan banyak pengetahuan yang sangat berharga dan dapat menambah pengetahuan tentang pendidikan keislaman dan hal hal yang berkaitan dengannya. Yang merupakan pemikiran-pemikiran para Guru besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan keguruan. Mungkin dari sekian banyak kelebihan kekurangan nya hanya pada bahasa yang digunakan yang sulit untuk  dipahami dengan banyaknya Istilah-Istilah yang kurang dipahami.
sekian Resensi yang saya buat kurang lebihnya mohon maaf.
   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIMBINGAN KONSELING DI LINGKUNGAN KELUARGA

PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING DILINGKUNGAN KELUARGA MAKALAH Di susun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah : Bimbingan Dan Konseling Dosen Pengampu :   Dr. Widodo Supriyono, M.Ag     Disusun Oleh :                                                               Rokhman Tafuzj   (1803038005)   PROGRAM S2 MANAGEMEN PENDIDIKAN ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG 2019   I.                    PENDAHULUAN            Sejalan dengan dinamika kebutuhan kehidupan, kebutuhan akan bimbingan d...

Manusia Makhluk Mulia

I.                    PENDAHULUAN Manusia adalah makhluk-Nya yang paling sempurna dan sebaik-baik ciptaan dibandingkan makhluk-makhluk-Nya yang lain. Manusia dilengkapi akal untuk berfikir yang membedakannya dengan binatang. Mengenai proses kejadian manusia, dalam Al-Qur’an (QS. Al-Hijr (15) : 28-29) diterangkan bahwa manusia diciptakan dari tanah dengan bentuk yang sebaik-baiknya kemudian ditiupkan ruh kepadanya hingga menjadi hidup. Banyak ahli ilmu pengetahuan mendukung teori evolusi yang mengatakan bahwa manusia berasal dari makhluk yang mempunyai bentuk maupun kemampuan yang sederhana kemudian mengalami evolusi dan kemudian menjadi manusia seperti sekarang ini. Di lain pihak banyak ahli agama yang menentang adanya proses evolusi manusia tersebut. khususnya agama islam yang meyakini bahwa manusia pertama adalah Nabi Adam a.s, disusul Siti Hawa dan kemudian keturunan-keturunannya hingga me...